Kampung, Kampungan kata- kata ini berkesan negatif
dan berindikasi kurang, tapi ternyata hidup di kampung menyenangkan dan kita
dapat berbuat banyak di sini. Kampung Plaosan V Rt. 01 Rw. 14 (kampung baru)
tempat kami berteduh, tempat kami menyatakan pulang kerumah, tempat kami
bercanda dan sebagainya, ternyata disini ada plusnya dan mempunyai kegiatan
positif. Bermula ingin membuat regol ( pintu ) untuk menutup 2 jalan masuk
kampung dari 3 jalan masuk yang dimiliki. Dua regol setiap malam ditutup pukul
21.00 WIB dan dibuka pukul 05.00 pagi, jadi setiap warga dan tamu dimalam hari
dapat keluar masuk kampung melalui satu pintu. setelah memiliki regol maka
bagaimana merawat regol tersebut, oleh warga disepakati adanya iuran bulanan
dengan sukarela. Pertemuan warga diadakan setiap 2 bulan sekali bertempat
dirumah warga bergilir. Dari pertemuan pertama terbentuk dan terlahirlah nama
"Paguyuban Regol", pertemuan- pertemuan berjalan lancar sehingga
muncul rencana baru yaitu mengadakan kegiatan jimpitan dengan nilai uang
minimal Rp 100,- setiap hari per KK. Jimpitan dikumpulkan setiap malam oleh
warga yang bertugas digilir dan terjadwal. Ada dua sumber dana yang masing-
masing penggunaannya sebagai berikut :
- Iuran bulanan (kas regol) digunakan untuk perawatan regol, perbaikan jalan kampung, atau keperluan kampung lainnya dengan disepakati dalam pertemuan. Uang kas regol dapat dipinjamkan pada warga tanpa bungan, untuk kepentingan mendesak dengan ketentuan penggunaan pinjaman untuk keterlambatan bayar listrik, keterlambatan bayar sekolah anak, atau kematian (dipinjami dulu).
- Kas jimpitan digunakan untuk memacu minat belajar anak- anak regol dengan teknis diakhir tahun pelajaran anak yang memiliki nilai 8 atau lebih pada raportnya, setiap mata pelajaran akan mendapat uang sebesar (disesuaikan dengan besarnya kas). Misal ada anak regol yang di raportnya nilai 8 ada 4 mapel maka dia berhak mendapatkan 4 X ( Rp .... ), dan boleh digunakan untuk uang saku piknik atau keperluan sekolah. Dana sisa kas jimpitan regol dapat digunakan untuk piknik keluarga Paguyuban Regol atau lainnya yang bermakna memberikan semangat belajar anak regol.Dari 3 tahun ini ternyata jumlah nilai 8 raport anak regol meningkat, selain itu anak regol juga memiliki tabungan yang dapat diambil pada akhir tahun pelajaran. Pada akhir tahun pertama dana digunakan kegiatan panggung gembira dengan acara pembagian hadiah nilai 8 dan acara dari anak- anak regol, tahun kedua warga regol piknik ke Magelang ( Kyai Langgeng, Kopeng dan Borobudur ), tahun ketiga ke Gombong ( Benteng Van De Vicjh dan pantai Logending).
- Iuran bulanan (kas regol) digunakan untuk perawatan regol, perbaikan jalan kampung, atau keperluan kampung lainnya dengan disepakati dalam pertemuan. Uang kas regol dapat dipinjamkan pada warga tanpa bungan, untuk kepentingan mendesak dengan ketentuan penggunaan pinjaman untuk keterlambatan bayar listrik, keterlambatan bayar sekolah anak, atau kematian (dipinjami dulu).
- Kas jimpitan digunakan untuk memacu minat belajar anak- anak regol dengan teknis diakhir tahun pelajaran anak yang memiliki nilai 8 atau lebih pada raportnya, setiap mata pelajaran akan mendapat uang sebesar (disesuaikan dengan besarnya kas). Misal ada anak regol yang di raportnya nilai 8 ada 4 mapel maka dia berhak mendapatkan 4 X ( Rp .... ), dan boleh digunakan untuk uang saku piknik atau keperluan sekolah. Dana sisa kas jimpitan regol dapat digunakan untuk piknik keluarga Paguyuban Regol atau lainnya yang bermakna memberikan semangat belajar anak regol.Dari 3 tahun ini ternyata jumlah nilai 8 raport anak regol meningkat, selain itu anak regol juga memiliki tabungan yang dapat diambil pada akhir tahun pelajaran. Pada akhir tahun pertama dana digunakan kegiatan panggung gembira dengan acara pembagian hadiah nilai 8 dan acara dari anak- anak regol, tahun kedua warga regol piknik ke Magelang ( Kyai Langgeng, Kopeng dan Borobudur ), tahun ketiga ke Gombong ( Benteng Van De Vicjh dan pantai Logending).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar